Blog HiTech of Indonesia

Pengidap Kanker Payudara itu Akhirnya Hembuskan Nafas Terakhir

Medan, (KataNyata) - Sempat dirawat beberapa hari di RS Adam Malik Medan, Elly Damanik, seorang ibu rumah tangga pengidap kanker payudara stadium empat yang di tinggal pergi oleh suaminya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 3 dinihari Senin, 5 Oktober 2015 lalu.Rasa sedih yang sangat mendalam pun harus dirasakan sang anak.

Airmata tak dapat lagi Dibendung. Cindy, anak pertama almarhumah Elly yang masih berusia 14 tahun harus rela ditinggalkan oleh sang ibu tercinta. Apalagi kepergian sang ibu langsung disaksikannya sendiri di ruang pemulihan rumah sakit Adam Malik Medan.

“Udah gak ada lagi mamak, udah dipanggil Tuhan,” ujar Cindy kepada penulis dengan suara serak saat didepan pintu ruang pemulihan rumah sakit tersebut.

Sebelum meninggal, Cindy menceritakan bahwa sang ibu sempat di bawa ke ruang ICU pada hari Sabtu lalu. Hal itu dilakukan karena kondisi ibunya semakin melemah. Untuk berbicara saja sudah semakin sulit, hanya airmata yang sering jatuh dan menetes dipipi ibunya.

Cindy juga mengatakan, sebelumnya dokter menyarankan agar sang ibu diberi selang yang dapat langsung menuju ke jantung. Namun pihak keluarga tidak ada yang setuju sang ibu dipasang alat itu. ”Kami tidak setuju dokter menyarankan agar dipasang selang. Sebab kami takut mamak makin merasa sakit dan takut umur mamak tak lama lagi, tapi ternyata Tuhan berkata lain, mamak pergi juga,” ujarnya.

Ia juga sangat sedih, sebab sang ibu tidak memberi pesan apa-apa sebelum meninggal. Namun saat Cindy menjenguk ibunya diruang ICU, sang ibu hanya memegang telapak tangannya dengan erat sekali. “Hanya malam terakhir itu mamak pegang kuat tanganku, matanya terus berair, aku cium dan bisikkan kalau kami sayang sama dia,” pungkasnya.

“Aku sempat bilang kalau aku dan adik-adik sudah makan, dan mamak harus kuat, namun mamak sudah tak bisa lagi menjawab hanya mengeluarkan airmata. Mamak melihat wajahku sangat lama sekali, mungkin ada yang mau disampaikannya, tapi karena mamak tak bisa bicara aku tidak mengerti,” katanya mengenang sang mamak.

Tepat pukul 8 pagi, pihak keluarga membawa jenazah Elly ke rumah duka di Jalan Pendeta Wismar Saragih Gang Karsim Blok 2 kota Pematang Siantar. Menurut Cindy, sang ibu akan dimakamkan di pemakaman umum Pematang Siantar Selasa (6 Oktober 2015). “Selasa dimakamkan di pemakaman umum Siantar, karena "tulang" kami juga disana dimakamkan, “ujarnya mengakhiri. ***

0 Komentar untuk "Pengidap Kanker Payudara itu Akhirnya Hembuskan Nafas Terakhir"

Back To Top